Angkasa Pura Memohon Untuk Tidak Bercanda Tentang Bom

Angkasa Pura Memohon Untuk Tidak Bercanda Tentang Bom

Berita Terbaru – Executive General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional Minangkabau Dwi Ananda Wicaksana memohon, semua orang-orang terlebih yang memakai layanan service transportasi udara untuk tak akan bercanda mengenai bom.

Terkecuali bisa buat kepanikan serta merugikan penumpang lain, aksi sesuai sama itu juga bertentangan dengan Undang-undang Penerbangan. Pelaku dapat ditempatkan dengan hukum. Bahkan juga dapat dipidanakan dengan ancaman hukum yang cukup berat.

Hal tersebut di sampaikan Dwi Ananda, berkaitan ada insiden gurauan bom dari seseorang penumpang maskapai penerbangan Wings Air nomor penerbangan IW1293, rute dari Bandar Udara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat (PDG) maksud Bandar Udara Sultan Thaha, Jambi (DJB). Karena aksi penumpang bernama Nanda Satrya itu, keberangkatan pesawat dipending, Senin sore, 11 Juni 2018.

” Kami juga mengimbau pada semua orang-orang, supaya jangan sampai lakukan candaan bom terutama di bandar udara, terlebih di pesawat udara. Karenanya terang tidak mematuhi UU yang sudah diputuskan oleh pemerintah, ” kata Dwi, Senin malam, 11 Juni 2018.

Dwi mengharapkan, peristiwa sama tidak terulang kembali di waktu mendatang. Sebab, bukan sekedar beresiko pada penumpang ataupun jadwal penerbangan, tapi juga kondisi keamanan bandara yang disebut objek vital.

Terlebih dulu, seseorang penumpang yang duduk di nomor kursi 16F, mengatakan bila kardus bawaannya diisi bom saat di tanya oleh seseorang pramugari. Mengakibatkan, tidak cuma tidak berhasil pergi, perbuatan pelaku yang terakhir di ketahui adalah oknum TNI itu juga buat jadwal keberangkatan pesawat itu dipending. Semua penumpang tersebut dengan barang bawaannya di turunkan kembali, sampai petugas meyakinkan keadaan pesawat aman dari bom atau benda beresiko yang lain.

Sesudah di pastikan aman, Wings Air dengan Flight IW1293 memakai pesawat ATR 72-600 (AT76) registrasi PK-WHG itu pada akhirnya terlepas landas pada jam 17. 43 WIB, dari jadwal terbang awal mulanya jam 16. 00 WIB. Pesawat mendarat di Sultan Thaha pada jam 18. 50 WIB.