Indonesia Harus Memiliki Banyak Pengusaha Wanita untuk Menjadi Negara Maju

Indonesia Harus Memiliki Banyak Pengusaha Wanita untuk Menjadi Negara Maju

Berita Bisnis – Presiden Joko Widodo kembali kenang saat-saat saat jadi entrepreneur. Di depan 1.200 peserta Rapat kerja nasional Ikatan Wanita Entrepreneur Indonesia (IWAPI) ke 28 di Hotel Grand Inna Muara Padang, Senin sore 8 Oktober 2018, Jokowi mengakui, kenal banyak entrepreneur wanita di Kota Solo serta di beberapa tempat.

“Dulu pada saat saya masih tetap jadi entrepreneur, sangat banyak kenal entrepreneur wanita. Sangat banyak. Yang berada di Pasar Klewer di Solo itu, 90 % itu wanita semua,” kata Joko Widodo dalam pidato sambutannya, Senin 8 Oktober 2018.

Menurut Jokowi, sejak dahulu sampai sekarang ini, wanita entrepreneur diketahui menjadi figur yang kuat. Dari sana saya lihat yang namanya entrepreneur wanita sebetulnya lebih gigih dari entrepreneur lelaki, lebih ulet.

“Lebih cermat, jika ngitung lebih cermat lebih hitungan. Ngeluarin terpal satu ribu. Ini benar modal besar kesuksesan di sini. Jika tidak hitungan tidak entrepreneur. Entrepreneur apa pun jual mengkalkulasi harga mesti dikalkulasi. Itu yang saya yakini,” tutur Jokowi.

Oleh karenanya kata Jokowi, bila ekonomi Indonesia ingin maju, jadi ikut memerlukan banyak wanita entrepreneur. 40 % ialah wanita UMKM, sebab tulang punggung ekonomi RI ialah paling besar di Asia Tenggara. Serta di dalamnya banyak usaha mikro serta menengah.

“Kita memerlukan banyak entrepreneur yang dapat buka lapangan kerja. Bukan sekedar dalam negeri tetapi ikut export. Berarti entrepreneur tidak takut berkompetensi dengan negara lain,” tutup Jokowi.