Kualitas Air Minum Jadi Salah Satu Penyebab Demam Keong

Berita Kesehatan – Mulai sejak 35 tahun lalu, Schistosomiasis atau yang umum orang-orang sebut demam keong masih tetap jadi persoalan di Provinsi Sulawesi Tengah, persisnya di dataran tinggi Lindu, Napu, serta Bada.

Kualitas Air Minum Jadi Salah Satu Penyebab Demam Keong

Demam keong dikarenakan oleh cacing Schistosoma japonicum. Parasit ini umumnya menghinggapi keong yang disebut Oncomelania hupensis lindoensis. Keong yang disebut yaitu keong kecil yang berukuran kurang lebih empat milimeter.

Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek menyebutkan kalau penyebaran demam keong ini dapat dikarenakan oleh banyak hal, satu diantaranya yakni air minum yg tidak baik.

” Schistosomiasis ini berlangsung di lingkungan yang kurang higienis akses air minumnya, ” katanya waktu acara peluncuran Roadmap Eradikasi Schistosomiasis di Gedung Saleh Afif, Kementerian PPN/Bappenas, Rabu (17/1/2017).

Air minum ini dapat tercemar oleh serkaria, bahkan juga air untuk mandi serta membersihkan juga dapat tercemar. Manusia atau hewan yang lakukan kontak segera dengan air yang tercemar tersebut, jadi mudah terinfeksi Schistosomiasis.

Oleh karena itu, Menkes Nila menyarankan masyarakat Propinsi Sulawesi Tengah, terlebih Kabupaten Palu serta Sigi untuk memakai air yang berasal dari sumber yang terjamin kualitas kebersihannya.

Pemerintah berusaha memusnahkan demam keong ini sampai tidak terjadi lagi masalah di Indonesia atau mungkin dengan prevalensi 0 persen. Usaha yang dilaksanakan meliputi kampanye pengubahan perilaku serta partisipasi masyarakat tentang pemakaian air minum serta sanitasi yang higienis.

” air minum serta sanitasi yang baik di lokasi pemukiman memegang peran penting, ” pungkas Menkes Nila.