Mata Uang Negara Asia Alami Penguatan

Berita Bisnis – Nilai tukar rupiah ditutup rebound pada akhir perdagangan hari ini, Kamis, 14 Desember 2017. Rupiah ditutup menguat 0, 1 persen atau 14 point di Rp 13. 576 per dolar Amerika Serikat (AS). Selama perdagangan hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp 13. 557–Rp 13. 587 per dolar AS.

Mata Uang Negara Asia Alami Penguatan

Searah dengan rupiah, sebagian besar mata uang Asia juga menguat, di pimpin baht Thailand dengan animo sebesar 0, 25 persen. Penguatan peso dibarengi renminbi Cina serta won Korea Selatan yang semasing menguat 0, 17 persen.

Disamping itu, indeks dolar AS yang mengukur kemampuan kurs dolar AS pada beberapa mata uang paling utama terpantau berbalik menguat 0, 02 persen atau 0, 023 point ke level 93, 452 pada jam 16. 57 WIB.

Dolar masih tetap ada di tempat paling rendah dalam lebih dari satu minggu paling akhir sesudah bank sentral AS, The Fed, menjaga proyeksi perkembangan suku bunga referensi tahun depan, walau investor menginginkan ada percepatan laju.

Seperti yang sudah banyak diperkirakan, The Fed menambah suku bunga referensi sebesar 25 basis point atau 0, 25 persen ke kisaran 1, 25-1, 50 persen pada pertemuan kebijakan yang selesai Rabu, 13 Desember 2017, saat setempat.

Pagi barusan, rupiah di buka dengan penguatan 0, 21 persen atau 29 poin di tempat Rp 13. 561 per dolar AS. Mengenai pada perdagangan Rabu, 13 Desember 2017, rupiah ditutup melemah 0, 12 persen atau 16 poin ke level Rp 13. 590 per dolar AS.