Mitos Dan Fakta Soal Demam Berdarah yang Mungkin Belum Diketahui

Mitos Dan Fakta Soal Demam Berdarah yang Mungkin Belum Diketahui

Berita Kesehatan – Memasuki musim pancaroba, penyakit demam berdarah mulai mengintai. Ada baiknya untuk mewaspadai penyakit yang dibawa oleh nyamuk betina aedes aegypti tersebut.

Gejala penyakit demam berdarah antara lain suhu tubuh tinggi atau panas sekaligus nyeri sendi, sakit kepala, otot, tulang, dan sakit area belakang mata. Namun benarkah mimisan juga menjadi salah satu tandanya?

Dr. Wismandari Wisnu, SpPD-KEMD yang hadir dalam program Ayo Hidup Sehat di tvOne, Kamis, 10 Mei 2018 menjelaskan, mimisan sebagai tanda demam berdarah adalah mitos. Hal ini karena mimisan biasanya memang terjadi pada demam dengan suhu yang sangat tinggi, sehingga tak selalu menjadi pertanda penyakit DBD.

Lalu, benarkah penyakit ini bisa disembuhkan dengan minum jus jambu atau kurma? Wismandari menjelaskan, yang dibutuhkan adalah asupan cairan yang tidak harus jus jambu atau buah tertentu. Berbagai minuman sehat baik bagi penderita DBD.

Sementara soal angkak yang konon bagus untuk meningkatkan trombosit, dia malah mengatakan sebaliknya. Konsumsi angkak untuk menaikkan trombosit justru tidak disarankan, sebab mengonsumsi angkak bisa menyebabkan BAB merah.

Sementara dikhawatirkan, akan membingungkan dengan kondisi BAB berdarah akibat demam tersebut.

Selain itu untuk pencegahan, fogging bukan satu-satunya cara.

“Itu mitos, yang benar ya 3M, menutup bak air, menguras, dan mengubur tempat-tempat bersembunyinya nyamuk.