Pelatih Manchester City Favoritkan Barcelona di Liga Champions

Pelatih Manchester City Favoritkan Barcelona di Liga Champions

Berita Bola – Manchester City sudah memenangi 18 kompetisi Liga Inggris dengan berturut-turut tetapi Pep Guardiola menyebutkan kalau Barcelona lebih unggul di Eropa.

Guardiola percaya Barcelona masih tetap jadi favorite untuk memenangi Liga Champions daripada club yang dia tangani sekarang ini, Manchester City karna ada aspek Lionel Messi.

Manchester City mencatatkan 18 kemenangan Premier League berturut-turut sesudah menaklukkan Newcastle United dengan score 1-0 pada Kamis (28/12) awal hari WIB, hasil yang buat mereka unggul 15 point di puncak klassemen.

Barcelona juga seperti Manchester City, belum juga rasakan kekalahan di La Liga musim ini serta melenggang mulus ke fase gugur Liga Champions.

Guardiola, menyebutkan kalau Barca lebih unggul di Eropa karna mereka mempunyai Lionel Messi dalam skuad mereka.

Di tanya apakah City dapat dipandang calon tertinggi untuk mengalahkan Eropa pada musim ini, Guardiola menjawab : “Di mana Messi bermain sekarang ini? Mereka yaitu favorite juara. ”

Guardiola bicara sesudah timnya betul-betul menguasai kompetisi di St James’ Park tetapi cuma berhasil menang tidak tebal 1-0, karena gol Raheem Sterling di menit ke-31. Striker Argentina mereka, Sergio Aguero, mempunyai lima kesempatan emas selama 90 menit tetapi tidak berhasil melesakkan satu juga gol.

Walau frustrasi karna tidak dapat akhiri kompetisi lebih cepat, Guardiola begitu suka lewat cara beberapa pemainnya menjaga konsentrasi mereka untuk perpanjang rekor tidak terkalahkan mereka di divisi tertinggi Liga Inggris.

“Ini susah karna ini yaitu Premier League serta kebanyakan orang menyebutkan itu yaitu liga terberat, ” tuturnya.

“Jika Anda mengkaji semua kompetisi, kami jauh tambah baik. Kami membuat cukup banyak kesempatan. Bila Anda mengkaji 10 menit paling akhir, mereka melepas satu umpan silang serta dapat cetak satu gol, hingga Anda dapat menyebutkannya begitu berlainan. ”

“Untuk tetaplah konsentrasi sesudah 17, 18 kali menang berturut-turut tidak gampang tapi kami mengerjakannya. ”

“Ketika kami menyiapkan diri untuk memerankan pertandingan, kami tidak bicara mengenai rekor, tapi mengenai apa yang perlu kami kerjakan untuk memenangi kompetisi. ”