Walikota Semarang Ajak Warganya Menyambut Pemudik

Walikota Semarang Ajak Warganya Menyambut Pemudik

Berita Terbaru – Warga Kota Semarang termasuk juga beberapa muspida serta kepolisian diinginkan bisa mempersiapkan semua sesuatunya dalam menyongsong pemudik yang juga akan tinggal di Kota Semarang atau cuma transit untuk meneruskan kesibukan mudik di beberapa daerah lain. Hal itu disibakkan Walikota Semarang Hendrar Prihadi waktu melakukan tarawih keliling dengan muspida di Kantor Kejaksaan Negeri Semarang, Rabu 23 Mei 2018.

“Saya hanya titip pada warga mari kita sambut tamu pemudik dengan suka ria, diprediksikan kota ini jadi puncak mudik/titik kemacetan karna jalan tol dari Cikampek, Cirebon, Pemalang, Batang serta peluang jalan tol Semarang telah dapat dilalui. Oleh karena itu sediakan keadaan lingkungan paling baik untuk pemudik dibantu dengan pihak kepolisian serta beberapa Muspid, ” ajak Walikota Hendrar Prihadi.

Lebih dalam, Hendi sapaan akrab Walikota menyebutkan kalau hal paling utama sebagai konsentrasi pemudik yaitu keamanan, kebersihan lingkungan, kemacetan jalan. Jadi ke-3 hal itu yang lebih diprioritaskan supaya pemudik suka sepanjang mudik lihat Kota Semarang bersih, rapi serta nyaman.

Pihaknya juga menyebutkan supaya kesiapan Bandara Ahmad Yani janganlah diremehkan untuk pemudik karna diprediksikan sebelumnya lebaran Bandara Ahmad Yani yang baru telah dapat beroperasi serta juga akan dipadati pemudik luar kota yang menginginkan ke Semarang.

“Kepada kawan-kawan yang ikut serta didalam sistem pengoperasionalan ini untuk dapat menyiapkan dengan baik. Saya percaya sekali pembukaan awal bandara memberi harapan yang tinggi dalam diri orang-orang, namun namanya baru beroperasi tentu ada kurang-kurangnya hingga agar hal negatifnya tidak berkembang sangat banyak, ” ajak Walikota sekali lagi.

Menanggapi kenaikan harga bahan makanan waktu puasa Walikota Hendrar Prihadi mengharapkan supaya disikapi dengan bijaksana lewat cara tidak cemas serta beli sesuai sama keperluan. Hal semacam ini supaya distribusi bahan makanan makin lancar serta pada akhirnya harga tidak melonjak naik.

“Terkhusus untuk Ibu-Ibu mari lalu tidak cemas ketika Ramadan, Ibu-ibu dapat mencari alternatif bahan makanan lain bilamana keadaannya langka atau harga mahal. Bila kita telah dapat lakukan itu, Insya Allah kita menanggung suplai barang lancar, harga tidak naik karna Ibu-ibu tidak cemas, ” kata Hendi.